Kumpulan Pertanyaan Ibu Hamil

Kumpulan Pertanyaan Ibu Hamil

Berapa rekomendasi kenaikan berat badan saat hamil?
Yang paling penting, berat badan sebelum hamil menentukan kelancaran kehamilannya nanti. Jika berat badannya normal (diukur dengan BMI/Body Mass Index) maka lebih mudah hamil, dan mudah melahirkan. Termasuk juga lebih jarang terkena kondisi penyakit atau komplikasi kehamilan.

Berikut rekomendasi kenaikan berat badan saat hamil:
1. Jika BMI 30 target peningkatan berat badan 5,5-10 kg
Pengontrolan berat badan dilakukan sebulan sekali saat kontrol, sekitar 1,25-1,8 kg setiap bulan tergantung BMI.

Berat badan yang melebihi BMI berisiko komplikasi: kehamilan dengan diabetes, preeklamsia atau hipertensi dan janin besar.

Diet yang efektif untuk menurunkan berat badan adalah diet rendah gula yang terdiri dari lemak maksimum 30%, protein 15-20%, sisanya gandum, kacang-kacangan, buah dan sayuran. Jika BMI anda diatas 25, diet ini dapat anda lakukan sebelum kehamilan. Diet bukan membatasi makanan, tetapi mencukupi kebutuhan setepat mungkin. Diet diikuti dengan gaya hidup beraktivitas, tidak sedentary (duduk-duduk) dan olahraga.

Apakah usia ayah mempengaruhi kualitas sperma, dan bayi yang dihasilkan?
Tidak persis seperti pada wanita, dimana usia yang semakin tua memperbesar risiko kelainan janin bawaan. Pada lelaki hal ini terjadi tetapi tidak sama persis. Batasan donor sperma di Amerika adalah maksimum 50 tahun. Sehingga sperma sendiri dapat “normal” lebih lama dibanding sel telur yang mulai habis tahun ke tahun usia wanita.

20140909-112406.jpg

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s