EKAD

EKAD

Peer saya masih banyak, satu-persatu saya selesaikan sebagai bentuk tanggungjawab kepada diri sendiri yang selama ini membeli kucing dalam karung. Seperti yang dikatakan Benjamin Graham, musuh terbesar investor adalah perilakunya sendiri. Pelajaran yang dapat diambil setelah 8 bulan berinvestasi dalam saham salah satunya adalah, baca dulu baru beli.

Nah, padahal sudah banyak yang saya beli, namun belum saya baca. Kali ini saya akan coba mengulas EKAD, emiten yang saya dengar dari seseorang. Yang katanya juga, adalah emiten yang simpel dan sederhana.

EKAD sendiri adalah emiten dengan pertumbuhan laba yang konsisten selalu tumbuh selama 5 tahun terakhir. Bisa dibilang termasuk stabil, dengan nama yang kecil.

Perseroan didirikan pada tahun 1981 dengan nama PT. Ekadharma Widya Grafika. Di tahun 2006, nama perusahaan diubah menjadi PT. Ekadharma International Tbk. Perseroan telah menjadi perusahaan publik sejak tahun 1990 yang sahamnya dicatat di Bursa Efek Jakarta. Perusahaan ini bergerak dalam bidang PITA PEREKAT.

Keunggulan perusahaan
Seperti yang saya utarakan diawal, EKAD memiliki laba yang selalu tumbuh stabil dalam 5 tahun ini, termasuk pada 2014. Selain itu ROE rata-rata selalu diatas 15% pertahun. Dengan ekuitas dan laba yang selalu meningkat, maka EKAD mempunyai karakter bisnis yang baik. Entah bagaimana caranya perusahaan mampu meningkatkan pertumbuhan diatas inflasi. Saya anggap pertumbuhan setara inflasi adalah stagnan.

Jika dibandingkan, jumlah ekuitas yang dimiliki juga lebih besar dari liablilitas. Pertanda perusahaan tidak terlalu gegabah dalam proses mengembangkan perusahaan. Lebih kearah organik. Kutipan dari laporan direksi:

“Penjualan 2013 tumbuh sebesar 8,7% dan mencapai Rp. 418,7 milyar dibandingkan dengan penjualan 2012 sebesar Rp. 385 milyar. Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp. 39,4 milyar atau meningkat sebesar 8,9% dibandingkan dengan laba bersih tahun 2012 sebesar Rp. 36,2 milyar. Dengan pertumbuhan penjualan dan laba bersih Perseroan di tahun 2013 maka Perseroan telah mencatat pertumbuhan penjualan dan laba bersih secara konsisten selama 6 tahun terakhir”

Pada tanggal 31 Desember 2013, Perusahaan mempunyai 22 jaringan distribusi yang terdiri dari 17 kantor cabang dan 5 stock point.

Sekilas proses produksi
Proses produksi terdiri dari 3 rangkaian proses yaitu proses printing, coating dan slitting. Proses produksi yang utama adalah proses coating dan proses slitting sedangkan proses printing hanya dilakukan untuk pesanan khusus yang bersifat “Private Labels”.

Proses printing adalah proses melapisi OPP film dengan tinta untuk mencetak logo, gambar atau huruf. Proses coating adalah proses melapisi OPP film polos atau OPP film yang sudah melalui proses cetakan (printing) dengan resin menjadi OPP jumbo rolls. Proses slitting adalah proses memotong OPP ukuran besar atau Jumbo Roll menjadi bentuk roll yang lebih kecil.

Kapasitas mesin coating dan slitting masing-masing bisa mencapai 305 juta m2 per tahun. Penjualan Pita Perekat mencapai 220 juta m2 di tahun 2013.

Laporan kinerja dan target
Walaupun gagal memenuhi target penjualan dan laba di tahun 2013, tetapi masih bertumbuh. Kita melihat kinerja di 2014. Perseroan menargetkan penjualan tahun 2014 sebesar Rp. 530 milyar dan laba bersih 2014 sebesar Rp. 44 milyar. Laporan Juni 2014 menunjukkan peningkatan laba, dibanding Juni 2013. Sebesar 25 Milyar. Peningkatan yang terjadi hanya satu digit, karena beban perusahaan meningkat banyak. Terutama bahan baku, yang masih impor dari Malaysia.

Dengan performa selama ini, EKAD termasuk perusahaan defensif, yang bergerak organik dan konservatif. Pertumbuhan relatif rendah, tetapi peluang untuk kolaps kecil.

Kesimpulan
EKAD perusahaan yang fokus pada satu lini bisnis, pita perekat. Mengimpor bahan, mengolah, produksi, kemudian memasarkan. Tahun ke tahun penggunanya selalu bertambah seiring bertambahnya jumlah penduduk/konsumen. Jika perusahaan ingin melonjakkan laba, harus disertai inovasi dengan diversifikasi atau ekspor. Saat ini penjualan domestik 10 kali dari ekspor. Tetapi hal ini adalah urusan management. Bukan urusan investor. Investor taunya, peningkatan laba.

Harga saat ini pun tidak bisa dikatakan diskon di harga 400-an. Karena kinerja yang biasa-biasa saja. Saya sendiri masih memimpikan perusahaan yang labanya konstan naik dua digit pertahun selama lima tahun.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s