Vaksin influenza pada ibu hamil

Vaksin influenza pada ibu hamil

Vaksin Flu pada ibu hamil, sepenting apakah sebenarnya?

Melihat popularitasnya, vaksin terhadap flu kalah oleh vaksin lain. Semisal hepatitis dan tetanus. Dokter pun turut berperan dalam rendahnya cakupan vaksin flu pada ibu hamil. Kurangnya advokasi dan edukasi menjadikan flu dianggap remeh. Sehingga ketersediaan vaksin flu sendiri menjadi langka dan sulit didapat.

Padahal dari data meta-analisis, komplikasi flu pada wanita hamil cukup serius. Komplikasi flu pada kehamilan 5 kali lipat lebih sering dibanding wanita yang tidak sedang hamil, berakibat wanita hamil harus rawat inap di rumah sakit.

45 buah studi diberbagai negara menghasilkan fakta, 60% lebih wanita hamil tidak mendapat vaksin flu. Ada satu studi yang mengatakan hanya 2% wanita hamil yang mendapatkan vaksin flu. Peran dokter untuk memasyarakatkan vaksin flu sangat tinggi. Saat wanita disarankan atau setidaknya diberi tahu tentang kegunaan vaksin flu, kemungkinan wanita tersebut setuju untuk divaksinasi mencapai 20-100 kali lipat.

Kebanyakan sebab kenapa dokter tidak sering mengedukasi vaksin flu sendiri adalah ketersediaan vaksin tersebut yang tidak mudah didapat. Penyebab kedua adalah vaksin dianggap tidak begitu penting. Faktor ketiga adalah kekhawatiran pasien tentang efek samping vaksin. 45% wanita hamil menganggap vaksin flu tidak aman, 80% menganggap berakibat kelainan janin.

Vaksin multi dosis mengandung bahan pengawet anti bakteri bernama thimerosal yang berasal dari sejumlah kecil merkuri. Vaksin single dose tidak mengandung pengawet ini, dan dapat digunakan oleh wanita hamil secara aman. Bahkan pada multi dosis yang mengandung thimerosal, dosisnya sangat kecil, dan tidak menimbulkan bahaya. Tetapi, wanita sendiri biasnya cenderung memilih yang tidak mengandung thimerosal atau single dose.

Vaksin Flu
Vaksin flu sendiri, oleh CDC (badan pengendalian penyakit) dan FDA (pengawas obat amerika yang dikenal ketat) dikategorikan sebagai B. Dapat diberikan kapanpun saat hamil. Sangat bermanfaat, mengingat terbatasnya obat flu yang dapat diberikan saat seorang wanita mengandung, serta komplikasi yang mencapai 5 kali lipat dibanding saat tidak hamil. Rekomendasinya bahkan, tiap tahun sekali sebaiknya seseorang yang rentan diberi vaksin flu. Sementara untuk semua ibu hamil, dianggap rentan terhadap flu. Sehingga sebaiknya ibu hamil mendapat vaksin flu setidaknya sekali, setiap kehamilan.

Efek samping vaksin (hampir sama dengan vaksin lainnya):
Nyeri pada tempat suntik/injeksi (36%)
Nyeri kepala (16%)
Nyeri otot (16%)
Kelelahan (8%)
Nyeri sendi, diare, menggigil, demam, kemerahan atau bengkak pada bekas suntikan (masing-masing kurang dari 8%)
Jadi, sebagai contoh 64% pasien pasca vaksin tidak mengalami nyeri pada luka bekas suntikan. Demikian pula efek samping yang lain sesuai persentase masing-masing. Dan jangan lupa, alergi dan segala macam bentuknya (pingsan karena shock anafilaktik atau sebab lain, Guillain Barre Syndrome, steven johnson syndrome-kulit melepuh) tetap menjadi risiko komplikasi pada semua obat, baik diminum atau disuntikkan tetapi angka kejadiannya sangat kecil, dan hanya pada orang tertentu.

Interaksi obat: sebaiknya, vaksin digunakan saat tidak mengkonsumsi obat apapun. Jika sedang mengkonsumsi obat tertentu, misal prednison harus dihentikan lebih dahulu obatnya. Atau ditunda vaksinnya. Obat apa saja yang berinteraksi? Tanyakan pada dokter anda.

Dosis: penyuntikan dilakukan pada bahu, atau deltoid. Ini lebih disarankan daripada bokong. Karena mengurangi risiko menusuk saraf mayor. Setiap vial mengandung 0,5 ml.

Ketersediaan di Indonesia: nah, ini yang saya khawatirkan agak jarang. Tetapi, ada. Seringnya dipakai oleh calon haji bersama vaksin meningitis. Harga vaksin sekitar 150.000 rupiah diluar jasa. Huuff agak gimana gitu membahas harga didunia medis, tabu. Tapi demi ancer-ancer informasi saya usahakan cantumkan.

Jadi, vaksin flu ya bunda…

Sumber:
http://www.medscape.com/viewarticle/828069
Dan medscape for iPad

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s