Dollar Cost Averaging

Dollar Cost Averaging

Reksadana Jilid-2

Melanjutkan topik reksadana yang sudah dibahas sebelumnya disini, kini kita bahas tentang dollar cost averaging.

Prinsipnya adalah, kedisiplinan dalam menyisihkan sebagian uang kita setiap bulan,

untuk dibelikan unit di reksadana. Sehingga sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Pepatah lama, yang ternyata berguna. Di amerika dinamakan dollar cost averaging atau DCA.

Reksadana umumnya dimulai dengan nilai aktiva bersih (NAB) 1.000 rupiah per unit. Kemudian jika performa membaik, lama kelamaan akan meningkat. Sebagai catatan, ada reksadana yang dimulai sejak tahun 1997 dengan NAB 1000 saat ini telah mencapai 67.000. Ibarat nya anda membeli unit reksadana sebanyak 1 milyar pada 1997, saat ini dana anda telah menjadi 67 milyar. Dalam 17 tahun berlipat 67 kali. Tentu NAB ini naik turun, secara fluktuatif. Bahkan sempat turun dari 70.000 ke 55.000, tetapi jangka panjang >5 tahun kecenderungannya meningkat. Ini tidak terlepas dari aset yang mendasarinya, yaitu perusahaan. Kita tau, perusahaan cenderung berkembang lebih cepat dibanding emas atau obligasi, atau rumah.

DCA sendiri, sama dengan mencicil. Setiap bulan ada dana yang anda sisihkan (saran saya: autodebt) minimal 250.000/ bulan. Dan tidak anda tengok-tengok. Entah NAB sedang naik atau turun. Katakan “i dont care”. Pokoknya isi terus. Ini adalah strategi investasi termudah yang bisa dilakukan tanpa belajar banyak. Syaratnya hanya satu: sudah melihat kinerja historis reksadana yang bersangkutan.

Bagaimana performa DCA?
Bisa dipraktekkan dalam simulasi diberbagai situs reksadana. Di situs tersebut anda dapat melihat dan mensimulasikan imbal balik/return yang anda dapatkan, semisal telah sejak dahulu anda rutin melakukannya. Saya sendiri, memiliki sebuah akun reksadana dengan autodebt, sebagai diversifikasi dan pembanding kinerja portofolio pribadi.

Dalam buku “Intelligent Investor” Ben Graham, dikatakan performa investasi dengan gaya DCA, terbukti mampu mengalahkan inflasi, bahkan kadang mengalahkan pasar bursa. Jangka waktu minimal agar terlihat adalah 5 tahun. Semakin lama semakin baik. Saya rencanakan 20 tahun. Pas diusia pensiun.

Produk reksadana apa yang baik? Lain kali kita ulas.

20140714-065652.jpg

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s